Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Depok

DKI Minta Tol Depok Sesuai RTRW Jakarta
Rabu, 09 Maret 2005 | 02:38 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Rencana pembangunan jalan Tol Depok-T.B. Simatupang yang menghubungkan Jakarta dan Depok akan menyambungkan lima titik dengan arah selatan ke utara, yakni Sawangan, simpang susun Gas Alam, Rampa Cinere, Jalan Margasatwa, dan simpang susun Pangeran Antasari.

Tol sepanjang 14,8 kilometer ini akan dibuat dengan perincian 2,2 kilometer tol di wilayah Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, dan 12,6 kilometer tol di wilayah Kota Depok, yang berujung di wilayah Sawangan. Jalan tol sepanjang 2,3 kilometer jalan, diukur dari Tol T.B. Simatupang, akan berupa jalan layang (elevated).

Berdasarkan rancangan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Depok, jalan tersebut akan melalui titik jakarta outer ring road (JORR) di T.B. Simatupang, lalu menelusuri sisi barat Kali Krukut sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) DKI Jakarta. Selanjutnya, jalan tersebut akan memotong dan menggunakan jalan Bango Raya dan berakhir di Jalan Margasatwa, Jakarta Selatan.

Kepala Bappeda Kota Depok, Lukman Hakim, menyatakan instansinya telah melakukan penelitian terhadap tiga alternatif jalur dan jalur di atas merupakan jalur yang paling baik dan paling paling optimal dari segi finansial maupun teknis, khususnya masalah pembebasan lahan.

"Sebenarnya kami ingin jalan tolnya lurus, tidak belok-belok, tapi pemerintah kota Jakarta meminta jalur tol yang melewati Jakarta dibuat sesuai RTRW mereka," kata Lukman Hakim kepada Tempo.

Tata guna disepanjang tol T.B. Simatupang hingga Jalan Margasatwa terdiri dari pemukiman, ladang, dan sawah. Jalur sepanjang T.B. Simatupang hingga Jalan Margasatwa, terutama di daerah Jalan Andara hingga Jalan Margasatwa, merupakan daerah padat penduduk.

Lukman menyatakan, bahwa total pembebasan lahan tol T.B. Simatupang-Depok mencapai sekitar 120 hektar yang akan menelan biaya Rp 450 miliar. Sedang total pembebasan lahan terbangun adalah sekitar 75 hektar. Biaya konstruksi jalan tol tersebut mencapai Rp 40 miliar per kilo meter.

Bappeda merencanakan membuat tol dalam dua arah. Tiap arah akan memiliki masing-masing tiga lajur dengan lebar jalan 3,5 meter. Lebar daerah milik jalan adalah 30 meter. Jalan tol, yang rencananya dibuka tahun 2008 akan memasang biaya masuk dengan perincian Rp 500,- per kilometer untuk golongan I. "Golongan IIA beanya 1,5 kali lipat golongan I, sedang golongan IIB beanya dua kali lipat golongan I," katanya.

Perhitungan itu berdasarkan Undang-undang (UU) No.36 tahun 2003 tentang Penetapan Golongan Jeis Kendaraan Bermotor dan Besarnya Tarif Tol pada Beberapa Jalan Tol. Yang dimaksud kendaraan golongan I adalah sedan, jip, ppick up, bus kecil, truk kecil (3/4), dan bus sedang. Golongan IIA adalah truk besar dan bus besar dengan 2 gandar. Sedangkan golongan IIB meliputi truk besar dan bus besar dengan 3 gandar atau lebih.


Suliyanti Pakpahan-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana aksi protes pijar membebaskan jalan tol dengan poster bertuliskan  bayar tol sama dengan memperkaya cendana, bis ppd di jl. Gatot Subroto, Jakarta [Bodi Chandra/ DR; 2000/05/22]. Suasana aksi protes pijar membebaskan jalan tol dengan poster bertuliskan  bayar tol sama dengan memperkaya cendana, kembalikan hak kelola tol kpd negara di jl. Gatot Subroto, Jakarta [Bodi Chandra/ DR; 2000/05/22].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tol Cinere-Jagorawi Akan Dibangun Sejajar Jalur Pipa Gas Alam
Pemerintah Kembali Tender Jalan Tol Mei-Juni 2005
Pasuruan Investasi Rp 439 Miliar untuk Jalan Tol
Warga Minta Pemda Transparan Soal Tol Depok
Darmaningtyas: Tol Depok Hanya Untungkan Industri Otomotif
Jasa Marga Mulai Garap Empat Proyek Tol September-Oktober
CMNP Ikut Tender Tol Depok-Antasari dan Cinere-Jagorawi
Bank Mandiri Sediakan Rp 5 Triliun untuk Proyek Jalan Tol
JORR Ulujami-Veteran Selesai Tepat Waktu
Meski Akan dibangun Jalan Terusan, Warga Tetap Pilih KRD
> selengkapnya...


Referensi

UU No. 38 Tahun 2004 tentang Jalan

Website

PT Jasa Marga


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data