Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Pemerintah Akan Cabut Izin Usaha PT. Aqua
11 Pebruari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Terkait dengan pelanggaran penyedotan air di kawasan mata air Kapilaler di area gunung Merapi, Klaten, Jawa Tengah, rencananya pemerintah berniat mencabut izin usaha PT. Aqua Golden Misisipi -perusahaan pengelola air minum. "Kendati tidak bisa dikatakan mencuri, perusahaan itu melakukan pelanggaran: menyedot air 20 meter di atas mata air itu. Otomatis petani di kawasan itu dirugikan," kata Direktur Jenderal Sumber Daya Air Departemen Pemukiman dan Prasarana Wilayah (Depkimpraswil), Basuki Hadi Moeljono, di Jakarta, Rabu (11/2).

Menurut Basuki, dari kawasan itu PT Aqua mengambil air sekitar 86 liter tiap detiknya. Padahal, aturan pengambilan air maksimal adalah 18 liter per detik. "Mereka beralasan mengambil 18 liter per detik. Tapi berdasarkan survey kami, jumlah yang diambil adalah 86 liter per detik dan dialihkan ke sistem lain di pabrik itu," katanya. Untuk itu, pihak Gubernur Jawa Tengah selaku pemberi izin pengeboran dan Bupati Klaten selaku pemberi izin usaha akan diminta untuk menegur perusahaan itu.

Pelanggaran yang dilakukan perusahaan multi nasional itu pun, kata Basuki, sudah berlangsung setahun belakangan ini. "Jika perusahaan itu tetap bertahan, kami tak segan-segan akan mencabut izin usahanya tanpa perlu analisis geologis," kata Basuki lagi.

Kasus PT Aqua, ini mirip kasus PDAM Jawa Tengah yang akan mengambil air di mata air kawasan Muncul, Rawa Pening, Jawa Tengah beberapa waktu lalu. Lantaran diindikasikan berbuat curang, akhirnya izin pun dicabut.

Danto - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

TPJ dan PALYJA Tolak Gugatan KOMPARTA
1.500 Desa Akan Peroleh Air Bersih Setiap Tahun
KLH Setuju Privatisasi Sumber Daya Air
Isi Ulang Air dalam Kemasan Hanya Boleh Bagi Pemegang Merek
Warga Demo Kenaikan Tarif Air Minum

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data