[an error occurred while processing this directive]
Golkar Terima Permintaan Maaf Gus Dur
24-7-2000 / 14:09 WIB
Fraksi Partai Golkar DPR akhirnya menerima permintaan maaf Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dengan beberapa catatan. Catatan tersebut, diantaranya, Golkar meminta Gus Dur tidak mengulangi lagi kesalahan yang sudah dilakukannya. Selain itu, jawaban Gus Dur juga dinilai belum menyentuh substansi permasalahan yang ada. Demikian dikatakan anggota F-Golkar DPR, Ferry Mursidan Baldan, kepada pers, di gedung DPR/MPR hari ini (24/7).
Ferry menjelaskan, keputusan penting tersebut diambil setelah diadakan pertemuan resmi membahas masalah ini pagi tadi. Keputusan ini juga akan dibahas langsung di dalam Rapat Paripurna DPR hari ini. Keputusan, lanjut Ferry, diambil karena adanya semangat ingin menyelesaikan persoalan bangsa. “Kita tidak ingin masalah ini diperpanjang. Masih banyak persoalan yang lebih besar. Jadi kita terima permintaan maaf Gus Dur,” katanya menjelaskan pertimbangan partainya itu.
Namun, sejauh ini, dari berbagai pendapat yang dirangkum dari sejumlah anggota DPR, masih banyak yang mempertanyakan permintaan maaf yang disampaikan Gus Dur, Jumat lalu. Alasan mereka, permintaan maaf yang diajukan hanya mengenai akibat buruk yang terjadi setelah pencopotan Laksamana Sukardi dan Jusuf Kalla. “Secara eksplisit, Presiden tidak pernah menyatakan apakah dugaan KKN yang ditujukannya kepada Laksamana dan Jusuf Kalla itu benar atau salah,” ungkap ketua Fraksi Reformasi, Hatta Rajasa.
Karena itulah, saat ini sudah 6 fraksi di DPR yang menyerahkan sebuah pernyataan pendapat. Rencananya, pernyataan ini akan dibacakan di dalam rapat lanjutan siang ini. Keenam fraksi itu adalah adalah fraksi Reformasi, Golkar, PDI-P, PPP, Daulat Ummat, dan Bulan Bintang. (Oman Sukmana)
Berita Lainnya: