[an error occurred while processing this directive]
Soal Penyerahan Pemerintahan
Akbar Bantah Beri Pernyataan
21-7-2000 / 17:35 WIB
Ketua DPR Akbar Tanjung mengatakan bahwa ia tak pernah mengeluarkan pernyataan Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri sebaiknya mengambil alih tugas sehari-hari Presiden Abdurrahman Wahid. Menurut Akbar, Golkar melihat cara Presiden mengelola pemerintahan saat ini harus diperbaiki segera. "Kami ingin mengingatkan beliau untuk melakukan perubahan sikap," kata Akbar di Gedung MPR/DPR Senayan, Jakarta, Jumat (21/7) sore, seusai menerima Deputi Senior Gubernur BI, Anwar Nasution.
Menurut Akbar, sebaiknya presiden jangan menyampaikan pendapat apapun yang belum dikonfrimasikan kepada publik. Sebagai contoh, Akbar menyebutkan soal isu KKN Laksamana Sukardi dan Yusuf Kalla, kemudian isu kudeta dan lainnya. Isu itu bisa berdampak langsung pada pasar yang pada akhirnya menyulitkan masyarakat.
Di masa depan, menurut Akbar, Presiden Abdurrahman Wahid diharapkan mengurangi sikap seperti itu agar tugas kepresidenan bisa lebih terfokus. "Saya hanya mengusulkan Presiden berbagai tugas dengan Wakil Presiden dalam mengerjakan tugas sehari-hari. Itu lebih baik dari pada mewujudkan gagasan Menteri Pertama. Bagaimanapun, semua keputusan tetap di tangan Presiden," ujarnya.
(Nezar Patria)
Berita Lainnya: